Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) melakukan dialog dengan tema “menyikapi pembentukan propinsi Tapanuli” bertempat di Oasis Amir Hotel, Jakarta (Jum`at, 04/04/2008). Bupati Nias Binahati B. Baeha, SH didaulat menjadi nara sumber, sementara itu Bupati Nias Selatan yang diundang panitia untuk menjadi nara sumber tidak memenuhi undangan tanpa alasan yang jelas. Acara dialog yang pesertanya terdiri dari organisasi sosial masyarakat Nias, akademisi, mahasiswa dan pemuda asal Nias dan Nias Selatan berjalan dengan penuh keseriusan dan antusias para peserta terbukti dengan banyaknya interupsi dari peserta untuk menyampaikan pendapatnya. Duta Besar RI untuk Brasil asal Nias Piter Taruyu Fau ikut hadir dalam acara ini. Continue reading »
Isu pemekaran yang sedang hangat di perbincangkan terakhir ini, bukan lagi hanya menjadi konsumsi pihak politisi saja, tetapi telah menjadi bagian dari pembicaraan di setiap elemen masyarakat. Apa sebenarnya yang diharapkan dari pemekaran ini? jawaban yang akan kita dapatkan sungguh sangat beragam, salah satunya adalah agar derah tertinggal dapat dengan cepat mendapatkan pelayanan langsung dari pemerintah pusat dan tidak bergantung lagi secara penuh pada propinsi atau daerah yang selama ini menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah pusat, daerah ingin mandiri dan bisa menentukan nasibnya sendiri. Continue reading »
Fa’atulö khögu ba gulidanö, samösa lö sanayaigö,
Hewa’ae afökhö ba lö ata’udo, me lö faröi khögu zo’aya,
Ba no sa ebua (ba no sa ebua)
Nibe’enia (nibe’enia)
Fa’omuso dödö, I’asogö götö wa’ara
Ha sa khö Yesu utötöna.
Lö aboto ba dödögu haniha zokarangaini sinunö da’a. Hadia so ndra talifusö zangila?

