Hoster2u.Com             Pesta Blogger 2008      Hoster2u.Com

Paripurna DPRDSU Setujui dan Sahkan Nias Dimekarkan Jadi 4 Kabupaten/Kota Ketua DPRD Nias Selatan Mensyukuri Pemekaran Nias Namun Tetap Komit Bergabung ke Propinsi Tapanuli
Sep 19

DPRD Nias Dukung Sikap Tegas Pimpinan BRR Menindak Kontraktor “Nakal”

Uncategorized Add comments

Anggota DPRD Dapem V Kab. Nias dalam resesnya baru-baru ini menemukan ratusan unit bangunan rumah dan sekolah dasar di 3 kecamatan masing-masing kecamatan Namohalu Esiwa, Tuhemberua dan Lotu yang pembangunannya dikerjakan asal jadi oleh kontraktor Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR). Hal itu dikemukakan anggota DPRD Dapem V Nias Foanoita Zai kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (18/9). Menurut Foanoita, gedung SD di Namohalu Esiwa misalnya, bangunannya kini sudah retak-retak pada bagian lantai terkelupas. Padahal, bangunan SD tersebut belum 1 tahun dikerjakan dan saat ditinjau sama sekali belum difungsikan.

Demikian halnya, perumahan BRR di kecamatan Tuhemberua dan Lotu, ada ratusan unit rumah yang tidak memiliki septik tank dan hanya sebagian asbes yang di flapon ujarnya, seraya mengungkapkan bahwa ada juga campuran semen bangunan rumah yang tidak sesuai dengan standar tahan gempa. Bahkan ada juga bangunan yang sebenarnya belum selesai dikerjakan, tapi pembayarannya sudah diberikan 100 persen .

Menurut dia, hal itu terjadi akibat kurangnya pengawasan petugas BRR di lapangan dan buruknya kinerja kontraktor yang hanya bisa meraup keuntungan dari proyek BBR. “Bila kondisi bangunan BRR masih demikian, maka bangunan tersebut diperkirakan tidak akan tahan gempa,” sebutnya.

Diakui, DPRD Nias sebenarnya merasa salut dengan tindakan tegas pimpinan BRR perwakilan Nias Willian P Sabandar dalam menindak para kontraktor nakal, namun hendaknya tindakan tersebut juga harus diikuti oleh pelaksana proyek di lapangan. “BRR hendaknya lebih jeli dalam meneliti kondisi proyek di lapangan dan jangan mau menanggung kesalahan akibat ulah kontraktor nakal”, katanya.

Menanggapi temuan tersebut, kepala BRR perwakilan Nias, William P Sabandar PhD mengatakan, sekecil apapun temuan masyarakat, BRR akan tetap tindaklanjuti, sebab kritikan masyarakat tersebut sangat berarti bagi perbaikan kinerja BRR. “Kalau memang nanti temuan DPRD Nias tersebut benar-benar sesuai fakta di lapangan, maka BRR akan menindak tegas kontraktornya dan bangunan maupun rumah tersebut tidak akan diserahterimakan sebelum si kontraktor memperbaikinya”, tegasnya seraya berjanji dalam waktu dekat akan menurunkan timnya melihat kondisi proyek temuan DPRD Nias tersebut.

Menurut dia, pengawasan saat ini sebenarnya sudah jauh lebih bagus dari tahun tahun lalu. “Sekarang staf distrik dan konsultan harus ada dilapangan dalam melaksanakan fungsi pengawasan”, katanya. Dia menambahkan, selaku kepala BRR perwakilan Nias akan mengevaluasi seluruh kinerja Satker dan konsultan.

Sumber: Harian SIB

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word