Mar 01

Oleh: Khairul Amri *

Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 28 Maret 2005 telah meluluhlantakkan Pulau Nias. Kerusakan terjadi dimana-mana, rumah, fasilitas umum dan sekolah. Jika rumah rusak tentu pemiliknya harus tinggal di tenda darurat. Jika fasilitas umum seperti jalan, jembatan dan rumah sakit rusak, maka masyarakat tidak dapat mengakses dan mendapatkan pelayanannya. Jika sekolah rusak maka murid sekolah juga terpaksa belajar di tenda darurat atau ruang kelas yang sudah tidak layak. Kondisi ini tentu sangat memiriskan hati melihat murid sekolah belajar secara darurat. Kegiatan belajar mengajar tidak berjalan dengan lancar karena murid belajar di ruang terbuka yang tidak nyaman dan rentan terhadap gangguan cuaca seperti panas dan hujan. Continue reading »

Feb 28

Sejumlah aset yang telah direhabilitasi dan direkonstruksi di kepulauan Nias, resmi diserahkan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias kepada sejumlah instansi. Total aset yang diserahkan itu senilai Rp 416 miliar dan 290.000 Euro.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Badan Pelaksana BRR NAD-Nias Kuntoro Mangkusubroto, Kamis (28/2/2008) di Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara (Sumut). Instansi yang menerima masing-masing pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Nias dan Nias Selatan, berbagai instansi pemerintah terkait serta PT PLN (Persero). Continue reading »

Feb 14

Oleh: Binahati Baeha, SH / Bupati Nias
Catatan redaksi: Tulisan ini merupakan bahan diskusi yang dipresentasikan pada seminar “Nias Menjelang Berakhirnya BRR” yang diselenggarakan DPP HIMNI, Jakarta 7/2/2008

A. PENDAHULUAN

Kabupaten Nias merupakan salah satu Kabupaten dalam wilayah Propinsi Sumatera Utara yang terletak sejajar dan berada di sebelah barat Pulau Sumatera serta sebagian dikelilingi oleh Samudera Hindia. Kabupaten Nias mempunyai luas wilayah 3.495,40 km² atau 4,88 % dari luas wilayah Propinsi Sumatera Utara dan memiliki jarak ± 85 mil laut dari Sibolga (Daerah Propinsi Sumatera Utara). Continue reading »

Feb 13

Oleh: William Sabandar/ Kepala BRR Perwakilan Nias
Catatan redaksi: Tulisan ini merupakan bahan diskusi yang dipresentasikan pada seminar “Nias Menjelang Berakhirnya BRR”  yang diselenggarakan DPP HIMNI, Jakarta 7/2/2008

Rekonstruksi Nias sedang menjalani tahun ketiganya. Berbagai kemajuan telah dicapai, meskipun masih banyak rencana yang belum dapat diwujudkan. Satu hal yang pasti, tidak mungkin menuntaskan rekonstruksi dengan segala tantangannya dan membangun kembali Nias - apalagi menjadi lebih baik - dalam kurun waktu 4 tahun. Namun, saya kira kita akan sepakat bahwa momentum rekonstruksi Nias paska gempa bumi yang telah terbangun perlu dipertahankan. Ini adalah kesempatan emas bagi Nias untuk bangkit dari keterpurukannya selama ini menyongsong era baru pembangunan yang berkelanjutan, duduk sejajar dengan daerah-daerah lainnya yang sudah lebih maju di Indonesia. Continue reading »

Jan 26

3 Tahun pasca gempa Nias 3 tahun pasca gempa, infrastruktur di Pulau Nias masih belum juga diperbaiki semua bahkan fasilitas penting sekalipun, ini merupakan bukti nyata dari kinerja Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-Nias maupun Pemerintah Daerah Nias sendiri. Continue reading »

Nov 12

Karena dinilai amburadul dan terkesan tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, proyek BRR (Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi) di Nias dan Nias Selatan (Nisel) akan dibahas bersama Pemropsu dan pusat. Continue reading »