Dinilai Amburadul, Proyek BRR di Nias dan Nisel akan Dibahas bersama Pemropsu dan Pusat
Karena dinilai amburadul dan terkesan tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, proyek BRR (Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi) di Nias dan Nias Selatan (Nisel) akan dibahas bersama Pemropsu dan pusat.
Hal itu dikatakan Tim Kunker DPRD Sumut Dapem VII asal Nias dan Nias Selatan Analisman Zalukhu SSos didampingi Dodi Zaman Gomo (Ketua Tim), Sobambowo Bulolo, Alio Fau dan Ama Ano Fau kepada SIB, Minggu (11/11). Menurut mereka, berdasarkan hasil peninjuan di lapangan, sejumlah proyek BRR di kedua daerah itu dikerjakan tidak maksimal bahkan berbagai proyek yang dilaksanakan oleh UPPR (Unit Pemeliharaan Rehabilitasi Rekonstruksi) Jalan dan Jembatan terlihat tumpang tindih.
Disebutkan, proyek terkesan amburadul dan tumpang tindih dilaksanakan pihak BRR dan UPPR di Nias maupun Nias Selatan tersebut umumnya untuk sektor jembatan, jalan serta perumahan. Ketika ditanya faktor penyebabnya, lebih lanjut dikatakan, terjadinya proyek amburadul serta amburadul dimaksud disebabkan tidak adanya koordinasi antara pengelola proyek dengan Pemkab setempat bahkan pelaksanaannya tidak diketahui pihak terkait. “Masalah tersebut kini menjadi perhatian Anggota DPRD Sumut Dapem (Daerah Pemilihan) VII asal Nias dan Nias Selatan dan dalam waktu dekat akan dibahas bersama Pemropsu dan pusat,” ujarnya menjelaskan
Sumber: Harian SIB





